Setiap ikhwan dan akhwat pasti punya kriteria masing2 dalam memilih calon pasangannya..
Yg akhwat ingin calon suaminya adalah org yg punya harta banyak, ganteng tentunya, tinggi, sholeh, punya hafalan yg banyak (hafidzh), suaranya merdu, agamis, pintar, penuh tanggung jawab, penyabar, romantis, mau membantu istrinya nanti dlm pekerjaan rumah, sering berada di rumah, dll...
Yg ikhwan juga mencari calon pasangan yg cantik, sholehah, putih, pintar masak, penyayang, penyabar, penurut, hafidzhoh, cakap dlm bersih2, tdk boros, romantis, dan lain-lainnya segudang keinginan, yg mungkin akan membutuhkan waktu yg lama untuk mendapatkannya..
Itupun jika dapat, ia jg suka dengan kita..
Dan ternyata, tidak sedikit yg punya sikap semacam itu.. Seakan2, calon pasangannya adalah harus seorang bidadari..
Karena calon pasangannya tidak cantik atau tidak pintar masak, maka ia tolak tawaran temannya.. padahal ia sholehah, penurut, penyayang, bahkan hafidzhoh..
Karena calon pasangannya tidak romantis, kaku, maka ditolaknya, padahal ilmu agamanya banyak, penuh tanggung jawab, dll..
Sehingga dengan prinsipnya inilah, banyak dr mereka yg jomblo sampai di waktu tuanya..
Sejatinya, seseorang yg mempunyai kriteria sebagaimana yg disebutkan itu sangatlah sedikit.. Klopun ada, tentunya sdh banyak diincer oleh yg lain, atau org ini jg mempunyai kriteria yg sama dgn apa yg dimilikinya..
Memang kita perlu prinsip di dalam menentukan pasangan hidup, misalnya kesukaannya harus sama dgn kita, hobinya harus sesuai dgn kita, dll dalam masalah sifat.. namun itu tidak mutlak dan bukan tolak ukur di dalam memilih pasangan..
Banyak sekali org yg mendapatkan kriteria yg diinginkannya, ternyata rumah tangganya tdk sesuai yg diharapkan..
Ia telah mendapatkan wanita yg cantik, pintar masak, pandai bergaul.. Akan tetapi, justru kecantikannya lah yg menjadi bencana dalam rumah tangganya.. Dan ini tidak hanya pada kasus wanita yg blm belajar agama.. Bahkan ia adalah seorang akhwat, yg tentunya paham agama pun banyak kasusnya..
Punya suami yg ganteng dan kaya, ternyata menjadi penyebab dirinya di poligami.. Bukan berarti saya menolak poligami, namun fitrahnya seorang wanita, tidak mau diduakan bahkan diempatkan oleh yg lainnya..
Karenanya, Anda perlu kriteria pokok di dalam mencari pasangan nantinya..
Lantas, apa saja kriteria minimal yg harus dimiliki oleh pasangan kita nanti? Insyaallah pada status selanjutnya.
Written by Rian
7 Rabi'ul Tsani 1435 - 28/01/2015
Yogyakarta