Kamis, 22 Oktober 2015

Karakter Pendidik Sukses Sesuai Tuntunan Nabi

Karakter para pendidik sukses
1.     Tenang dan tidak terburu-buru
Dalil:
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Asyaj bin Abdil Qais, “Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua perkara yang dicintai Allah: tenang dan tidak terburu-buru.” (HR. Muslim)

Jumat, 06 Februari 2015

Karena Kecantikanmu Begitu Sempurna

Karena kecantikanmu begitu sempurna

Penyair berkata:

ﻭ ﻣﺎ ﺍﻟﺤﻠﻲُّ ﺇﻻَّ ﺯﻳﻨﺔٌ ﻣﻦ ﻧﻘﻴﺼﺔ
ﻳﺘﻤﻢُ ﻣﻦ ﺣﺴﻦٍ ﺇﺫﺍ ﺍﻟﺤﺴﻦُ ﻗﺼﺮَ
ﻭ ﺃﻣﺎَّ ﺇﺫﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﺠﻤﺎﻝ ﻣﻮﻓَّﺮﺍﻛَﺤﺴﻨﻚِ ﻟﻢ ﻳَﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻳُﻮَﻓَّﺮﺍ


Tidaklah disebut perhiasan melainkan ia akan menghiasi sesuatu yang kurang.
Ia kan menyempurnakan kecantikan jika dirasa belum sempurna.
Adapun jika kecantikan itu telah sempurna, seperti dirimu.. iyaa... kaamu.. maka tidak butuh perhiasan untuk menyempurnakannya

Ta'aruf-8

Pada proses pencarian, yg dipusingkan bagi para jomblowwers adalah KRITERIA calon pasangannya..

Setiap ikhwan dan akhwat pasti punya kriteria masing2 dalam memilih calon pasangannya..
Yg akhwat ingin calon suaminya adalah org yg punya harta banyak, ganteng tentunya, tinggi, sholeh, punya hafalan yg banyak (hafidzh), suaranya merdu, agamis, pintar, penuh tanggung jawab, penyabar, romantis, mau membantu istrinya nanti dlm pekerjaan rumah, sering berada di rumah, dll...
Yg ikhwan juga mencari calon pasangan yg cantik, sholehah, putih, pintar masak, penyayang, penyabar, penurut, hafidzhoh, cakap dlm bersih2, tdk boros, romantis, dan lain-lainnya segudang keinginan, yg mungkin akan membutuhkan waktu yg lama untuk mendapatkannya..
Itupun jika dapat, ia jg suka dengan kita..
Dan ternyata, tidak sedikit yg punya sikap semacam itu.. Seakan2, calon pasangannya adalah harus seorang bidadari..
Karena calon pasangannya tidak cantik atau tidak pintar masak, maka ia tolak tawaran temannya.. padahal ia sholehah, penurut, penyayang, bahkan hafidzhoh..
Karena calon pasangannya tidak romantis, kaku, maka ditolaknya, padahal ilmu agamanya banyak, penuh tanggung jawab, dll..
Sehingga dengan prinsipnya inilah, banyak dr mereka yg jomblo sampai di waktu tuanya..
Sejatinya, seseorang yg mempunyai kriteria sebagaimana yg disebutkan itu sangatlah sedikit.. Klopun ada, tentunya sdh banyak diincer oleh yg lain, atau org ini jg mempunyai kriteria yg sama dgn apa yg dimilikinya..
Memang kita perlu prinsip di dalam menentukan pasangan hidup, misalnya kesukaannya harus sama dgn kita, hobinya harus sesuai dgn kita, dll dalam masalah sifat.. namun itu tidak mutlak dan bukan tolak ukur di dalam memilih pasangan..
Banyak sekali org yg mendapatkan kriteria yg diinginkannya, ternyata rumah tangganya tdk sesuai yg diharapkan..
Ia telah mendapatkan wanita yg cantik, pintar masak, pandai bergaul.. Akan tetapi, justru kecantikannya lah yg menjadi bencana dalam rumah tangganya.. Dan ini tidak hanya pada kasus wanita yg blm belajar agama.. Bahkan ia adalah seorang akhwat, yg tentunya paham agama pun banyak kasusnya..
Punya suami yg ganteng dan kaya, ternyata menjadi penyebab dirinya di poligami.. Bukan berarti saya menolak poligami, namun fitrahnya seorang wanita, tidak mau diduakan bahkan diempatkan oleh yg lainnya..
Karenanya, Anda perlu kriteria pokok di dalam mencari pasangan nantinya..
Lantas, apa saja kriteria minimal yg harus dimiliki oleh pasangan kita nanti? Insyaallah pada status selanjutnya.


Written by Rian
7 Rabi'ul Tsani 1435 - 28/01/2015
Yogyakarta

Sepenggal Kisah di Bawah Langit Turky

Kisah yg mungkin kita akan merasa terheran2, kok bisa ad org sepertinya? Dimana kebanyakan org lain berusaha mencari pujian dr org lainnya n berusaha agar org lain tdk berburuk sangka padanya, lantas dia malah tdk mengapa jk org2 berburuk sangka pada dirinya..
---
*Sepenggal Kisah di Bawah Langit Turky*
Di dalam buku hariannya Sulthon Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Facebook Oh Facebook

Fitnah facebook sangat terasa besarnya.. terlebih dalam masalah hubungan lawan jenis..
Seseorang bisa terpincut hanya karena melihat status2nya.. dan org bs benci bahkan illfeel jg karena melihat status2nya..
Padahal, status tdk mencerminkan 100% kepribadian sang punya status..
Betapa banyak org yg tertipu.. mereka hanya melihat statusnya yg begitu indah, namun ternyata akhlaknya tdklah seindah statusnya.. Ilmunya tidaklah sebanyak yg disebarkannya via facebook atau sosial media lainnya..
Memang, status dpt menjadi tolak ukur baiknya seseorang.. namun tdk mutlak.. perlu dilihat terlebih dahulu kepribadiannya sehari2..
Sebagaimana penampilan seseorang boleh sesuai sunnah, namun kepribadian n akhlak blm tentu sesuai dgn pakaiannya..

Written by Rian
6 Rabi'ul Tsani 1435 - 27/01/2015
Yogyakarta