Ketika seseorang ditimpa musibah, banyak yang menasehati dengan ucapan "sabar", ketika hendak marah, diucapkan "sabar".
Mungkin kebanyakan orang tau maksudnya namun tidak mengerti hakekat makna sebenarnya.
Lantas, apa makna sabar itu?
Syaikh Utsaimin dalam Syarah Ushul Tsalatsah menjelaskan,
"Sabar adalah menjaga diri dalam ketaatan kepada Allah dan menahan diri dari berbuat maksiat kepada-Nya."
Jadi, ketika mendapatkan musibah, maka jangan sekali-kali malah berujung kemaksiatan kepada Allah, entah itu menolak takdir, mencaci maki atau menyalahkan orang lain.
Dan makna sabar tidak khusus diucapkan ketika ditimpa musibah saja, namun juga diucapkan ketika melakukan ketaatan, baik itu dalam menuntut ilmu, mengamalkan ilmu bahkan berdakwah butuh akan kesabaran. Dan tidak akan sukses ketiga hal tersebut melainkan dengan kesabaran.
Sabar juga mencakup 3 hal, yakni sabar di hati, lisan dan anggota badan. Sehingga
tidaklah seseorang itu dikatakan bersabar jika hanya di lisan saja tapi di dalam hati dan perbuatannya tidak sabar, atau sebaliknya.
Sehingga seseorang dikatakan bersabar jika hati, lisan dan anggota badannya juga ikut
bersabar.
Sehingga ketika seseorang mengatakan SABAR, maka pahami maksudnya dengan
menyuruh kita untuk senantiasa taat kepada Allah, dan menjauhi segala hal yang dapat mengantarkan kepada murka Allah...
Written by Rian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar