Ketika seseorang ingin berta'aruf, pastikan dia telah siap untuk menikah, maksimal dalam rentang 6 bulan ke depan setelah ta'aruf dimulai.
Karena ternyata banyak ikhwan yang modal nekat saja ketika ta'aruf, entah itu belum siap mental, harta, ilmu agama dan lainnya. Begitu pula dengan akhwat, karena terlalu mengikuti hawa nafsunya, n melihat ikhwan yang ingin meminangnya, mereka lupa akan ilmu sebelum menikah, entah haknya, terlebih kewajiban nantinya sebagai seorang istri. Yang akhirnya ketika pernikahan bermodal nekat dan hawa nafsu saja, akan goyah di awal2nya..
Nikah butuh modal mental n harta? Ya, bahkan sangat butuh di jaman sekarang ini. Terlebih jika Anda mendapatkan pasangan yang konsumtifnya tinggi.
Mental dibutuhkan ketika mengarungi bahtera rumah tangga, entah itu dalam mengatasi masalah rumah tangga, istri yang tidak sesuai ekspektasi sampai permasalahan kecil yang terkadang menjadi besar.
Harta lebih2 sangat dibutuhkan di jaman sekarang yang fitnah harta begitu besar, bahkan tidak sedikit seseorang ditolak hanya karena belum punya pekerjaan tetap atau belum mapan. Kalaupun ada akhwat yang bersedia apa adanya, apakah kita tega memberikan ala kadarnya nantinya pada dirinya? Kalo saya, tentu tidak. Minimal Anda punya penghasilan yang cukup untuk makan n kebutuhan sehari2.
Intinya, sebelum ta'aruf, pastikan Anda telah siap segala sesuatunya, dan pastikan juga kalo ta'aruf ini akan sukses pada akhirnya.. Jangan hanya sekedar coba2..
Lalu, kenapa harus maksimal 6 bulan proses taa'rufnya? Insyaallah pada postingan berikutnya.
Written by Rian
28 Rabi'ul Awwal 1435 - 19/01/2015
Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar