Penjabaran sebelumnya mengenai ketiga opsi pencarian hanyalah sebagai masukan mengenai cara mencari sang mutiara yg langka.. Namun bukan brarti tidak boleh menempuh langsung ketiganya..
Yg namanya mencari jodoh, ada baiknya Anda menebar jaring2 terlebih dahulu.. entah meminta kepada keluarga, teman atau kenalan sekaligus..
Kemudian menunggu, manakah yg lebih cepat infonya..
Namun ingat, ketika sudah mendapatkan info calon, dan Anda berminat padanya, maka otomatis tawaran yg lainnya harus anda stop.. Jangan sampai Anda berproses pada lebih dari 1 org.
Sebelum mereka menawarkan kepada Anda lebih jauh, padahal Anda sdh berproses, maka langsung Anda katakan bahwa anda telah proses.
Begitu juga bagi yg ingin menawarkan akhwat kepada ikhwan, atau sebaliknya.. ada baiknya tanyakan terlebih dahulu, sedang proses atau tdk?, jangan sampai malah membuat para jomblower bimbang dengan banyaknya pilihan calon dan masalah2 lainnya..
Pernah terjadi kasus, seorang akhwat sedang proses ta'aruf dgn ikhwan, bahkan sdh sampai tukar testimoni.. Namun, ada yg menawarkan kepada akhwat ini ikhwan lainnya, dengan tawaran yg menggiurkan perihal sang ikhwan, melebihi ikhwan yg sdng proses dgnnya. Maka galaulah sang akhwat, hingga akhirnya proses dengan ikhwan yg sebelumnya dibatalkan agar bs proses dgn ikhwan yg baru ditawarkannya ini..
Nah, bagaimana perasaan anda, jika anda berada pada posisi ikhwan yg pertama?
Begitu juga perasaannya bagi seorang akhwat jk dibuat seperti itu.. bahkan lebih menyakitkan lg bagi mereka.. So, jgn permainkan perasaan mereka..
Begitu juga perasaannya bagi seorang akhwat jk dibuat seperti itu.. bahkan lebih menyakitkan lg bagi mereka.. So, jgn permainkan perasaan mereka..
Kasus lainnya yg pernah ana dengar.
Seorang ikhwan ditawarkan akhwat oleh temannya. Kemudian keduanya mulai proses ta'aruf. Tanpa diketahui oleh ikhwan ini, ada kenalan dr ikhwan ini juga yg menawarkan dirinya kepada akhwat lainnya, dengan menyebutkan fisik n sebagainya.. kenalan ikhwan ini tdk tau jg kalau ternyata sang ikhwan sdh berproses..
Seorang ikhwan ditawarkan akhwat oleh temannya. Kemudian keduanya mulai proses ta'aruf. Tanpa diketahui oleh ikhwan ini, ada kenalan dr ikhwan ini juga yg menawarkan dirinya kepada akhwat lainnya, dengan menyebutkan fisik n sebagainya.. kenalan ikhwan ini tdk tau jg kalau ternyata sang ikhwan sdh berproses..
Dan tanpa disengaja, ternyata kedua akhwat yg ditawarkan dengan ikhwan yg sama ini adalah teman sekamar satu kost, bahkan teman akrab. Mendengar keduanya ditawarkan oleh ikhwan yg sama, marahlah mereka dgn ikhwan ini (padahal tdk tau jg) dan jg yg menawarkannya, sampai2 sang ikhwan ini di blacklist oleh para akhwat dan teman2 lainnya.. Padahal hanya salah paham saja..
Namun yg namanya jodoh tdk akan kemana, gagal di tempat satu, akhirnya sang ikhwan dapat jodoh di tempat lainnya..
Intinya, Anda boleh menyebar jaring dimana2.. namun ingat, ketika sdh dapat calon yg dikira pas, maka stop tawaran2 lainnya walaupun menggiurkanmu.. hingga anda menyelesaikan prosesnya..yakinkan bahwa pilihanmu ini adalah yg terbaik.. jgn sampai anda menyesal karena telah meninggalkan yg pertama hanya utk mengejar yg kedua yg ternyata tdk lebih baik dari yg pertama...
Written by Rian
5 Rabi'ul Tsani 1435 - 26/01/2015
Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar